Konsep Properti Syariah

Konsep Properti Syariah

 

Dari beberapa penjelasan yang sudah kami jelaskan diatas, maka sudah dapat dilihat bahwa konsep properti syariah secara umum terdiri dari 5 hal yakni tanpa bank, tanpa bunga, tanpa sita, tanpa denda dan tanpa akad bermasalah karena lebih mengutamakan kemaslahatan bersama. Berikut penjelasan konsep syariah secara umum.

  • Tanpa Bank

Developer tidak melibatkan pihak bank konvensional dalam proses transakasi akad jual beli properti atau perumahan syariah yang dibangunnya. Jadi, akad jual beli hanya ada konsumen sebagai pembeli dengan developer sebagai penjual. Selain itu, properti syariah juga memiliki kelebihan yakni tidak adanya BI checking sehingga proses transaksi pembelian rumah secara kredit cenderung lebih simple dan mudah.

  • Tanpa Bunga

Transaksi juga dilakukan tanpa bunga karena cicilan bersifat flat setiap bulannya. Jadi tidak ada penambahan atau pengurangan baik karena kondisi ekonomi atau kebijakan suku bunga. Penawaran harga cash dan kredit pun sudah disampaikan nominalnya pada awal akad perjanjian jual beli dilakukan, jadi pilihan harga tergantung pada Anda yang menentukannya. Developer sudah menambahkan margin keuntungan dalam harga yang ditetapkan.

  • Tanpa Denda

Tidak seperti KPR konvensional yang menerapkan denda ketika anda telat membayar ciiclan rumah, KPR syariah tidak menerapkan denda. Pada saat berada dikondisi tersebut, pihak developer hanya akan memberikan surat peringatan sebagai pengingat akan komitmen untuk membayar hutang atau membuat resechedule pembayaran apabila Anda tidak dapat menepati cicilan di tanggal tertentu. 

  • Tanpa Sita

Walaupun pada saat di tengah jalan anda tak sanggup melunasi cicilan, padahal disisi lain Anda sudah menempati rumah beberapa lama, ini tidak akan menjadi masalah dengan pihak developer. Developer akan mendorong Anda untuk menjual rumahnya atau dibantu dijualkan, setelah terjual dan memperoleh hasil maka sebagian akan digunakan untuk  membayar sisa hutang ke developer dan sisanya akan diberikan kepada Anda untuk kantongi sendiri.

  • Tanpa Akad Bermasalah

Konsep properti syariah yang terakhir adalah tanpa akad bermasalah karena akad antara pembeli dan developer adalah akad jual beli istishna (indent) jika unit rumah belum tersedia. Anda juga dapat membeli dengan menggunakan akad jual beli kredit jika unit rumah sudah tersedia.